Penakebenaran.online, Makassar —Sebuah pamflet berisi seruan aksi demonstrasi dari HMI MPO Cabang Makassar beredar luas di media sosial.
Dalam pamflet tersebut, organisasi mahasiswa itu mengajak kader dan masyarakat untuk mengikuti aksi unjuk rasa yang rencananya akan digelar pada Jumat, 6 Maret 2026 di Kota Makassar.
Pamflet tersebut mengangkat tema besar “Reformasi Polri: Kembalikan Polisi sebagai Pelindung, Bukan sebagai Ancaman Masyarakat.” Seruan aksi ini disebut sebagai bentuk respons atas berbagai peristiwa yang dinilai mencederai rasa keadilan publik.
Dalam pamflet yang beredar, massa aksi dijadwalkan mulai berkumpul pada pukul 15.30 WITA di Jalan Malapa (Kolom Tol) sebelum bergerak menuju Pertigaan Alauddin sebagai titik aksi.
Selain itu, peserta yang akan mengikuti aksi diimbau mengenakan pakaian hitam dan atribut HMI sebagai bentuk solidaritas dalam aksi tersebut.
Pamflet tersebut juga memuat sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak pencopotan pelaku penembakan yang terjadi di Makassar dari jabatan dan institusi kepolisian serta meminta proses hukum terhadap pelaku dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Selain itu, massa aksi juga menuntut pencopotan Kapolrestabes Makassar dan Kapolsek Panakkukang dari jabatannya serta mendesak tindakan tegas terhadap setiap bentuk kekerasan yang melibatkan anggota kepolisian.
Melalui seruan aksi tersebut, HMI MPO Cabang Makassar juga mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap struktur kelembagaan dan sistem pengawasan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Hingga kini, pamflet seruan aksi itu terus beredar di berbagai platform media sosial dan grup percakapan mahasiswa sebagai ajakan kepada kader serta masyarakat untuk turut bergabung dalam aksi yang direncanakan berlangsung besok sore di Makassar.
(*)
